Mahfud Dorong Gus Dur Tak Dukung Wiranto Secara Resmi

Mahfud Dorong Gus Dur Tak Dukung Wiranto Secara Resmi

- detikNews
Senin, 21 Jun 2004 14:54 WIB
Solo - Wakil Ketua DPP PKB Mahfud MD menyatakan, Gus Dur tidak bisa memberikan dukungan resmi kepada pasangan capres cawapres mana pun.Dia akan terus mendukung dan mendorong agar Gus Dur secara pribadi tetap menjadi golput. Sedangkan warga PKB diharapkan mendukung pasangan Wiranto - Solah sesuai saran tidak resmi yang disampaikan Gus Dur.Hal tersebut disampaikan Mahfud kepada wartawan usai menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Slamet Riyadi, Solo, Senin (21/6/2004). Acara itu digelar dalam rangka dies natalis ke-24 universitas tersebut.Menurut Mahfud, dukungan Gus Dur terhadap pencalonan Salahuddin Wahid sebagai cawapres berpasangan dengan Wiranto sudah sangat jelas. Hal tersebut dapat dilihat dari dukungan tertulis PKB saat deklarasi bersama antara Golkar - PKB.Selain itu Gus Dur juga telah menyatakan dukungan tidak resminya kepada pasangan tersebut. "Sudah jelas itu. Lha kok masih minta dukungan Gus Dur lagi, yang sudah menyatakan golput," kata Mahfud MD.Pernyataan Mahfud itu menanggapi permintaan Akbar Tandjung agar Gus Dur bisa memberikan dukungan secara resmi terhadap pasangan Wiranto - Solah. Akbar berharap dukungan itu bisa dinyatakan sebelum akhir bulan Juni ini. Gus Dur telah menyatakan tidak akan memberikan dukungan resmi karena dirinya bersikukuh berada di luar sistem dan akan tetap golput."Menurut saya Gus Dur memang harus menjadi golput, karena Gus Dur capres yang ditolak. Kalau mendukung capres yang lain malah tidak benar, wong ditolak kok terus mendukung yang lain. Itu kan tidak punya pedoman perjuangan yang jelas namanya," papar dia."Gus Dur tidak mungkin mendukung (Wiranto - Sholah) resmi. Saya pun tidak akan setuju kalau itu dilakukan. Saya akan tetap mendorong secara pribadi agar Gus Dur golput. Tapi PKB-nya tetap ikut saran Gus Dur yang tidak resmi agar PKB dan NU memilih pasangan dan Gus Sholah," lanjutnya.Namun Mahfud tidak bersedia memberikan jawaban tegas ketika ditanya apa tendesi desakan Akbar Tandjung terhadap Gus Dur tersebut. Gus Dur menilai desakan Akbar terhadap Gus Dur itu berlatar belakang upaya Akbar mengambinghitamkan dirinya jika nanti pasangan Wiranto - Solah gagal terpilih sebagai pemenang.Menurut Mahfud, bisa jadi sinyalemen Gus Dur benar, namun tidak tertutup juga kemungkinan Akbar memang tulus meminta Gus Dur untuk membantu. Alternatif pertama, kata Mahfud, jika Wiranto - Solah kalah dalam pilpres Akbar bisa berkilah bahwa kekalahan itu bukan merupakan kesalahannya. Dengan demikian, saat ini dia sedang mencari kambing hitam lain."Bisa juga desakan Akbar itu tulus karena dia berharap agar Gus Dur bisa membantu. Salah satu dari keduanya bisa saja terjadi, wong namanya politik kok," kata Mahfud. (nrl/)


Berita Terkait