Sosiolog: Marketing Lewat Peti Mati Bukan Hal yang Wajar

Sosiolog: Marketing Lewat Peti Mati Bukan Hal yang Wajar

- detikNews
Senin, 06 Jun 2011 16:39 WIB
Sosiolog: Marketing Lewat Peti Mati Bukan Hal yang Wajar
Jakarta - Sosiolog Universitas Indonesia (UI), Paulus Wirotomo menilai bahwa modus marketing dalam pengiriman peti mati ke beberapa media tidak sesuai etika. Cara-cara atau inovasi seperti itu tidaklah elok.

"Itu sangat tidak wajar, kendati itu adalah sebuah inovasi dalam dunia marketing," ujar Paulus di sela-sela acara "Sarasehan Nasional Refleksi Pidato Bung Karno," di Gedung Juang 45, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2011).

Lebih lanjut Paulus menjelaskan, sebuah kreativitas haruslah memiliki etika. "Sebuah kreativitas harus mempunyai etika, apalagi di tengah kondisi Indonesia saat ini," tegas Paulus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dilihat dari perspektif marketing, lanjut Paulus, hal tersebut memang sah-sah saja. "Tapi, si Pengirim itu harus mencocokkan dulu dengan kondisi Indonesia sekarang," Ucap Paulus.

Paulus pun menegaskan bahwa kiriman peti mati tersebut bukan sesuatu kreativitas yang menarik, melainkan sebuah teror.

"Itu sebuah teror, lagipula peti mati kan sebuah benda yang sakral dan terkait dengan kematian. Tidak bisa dipermainkan begitu saja," tutup Paulus.

(gah/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini