"Iya kan itu sangat jelas, itu tokoh Golkar, petinggi Golkar Akbar Tandjung karena selama ini kan Anas muridnya Akbar Tandjung," kata Permadi di sela-sela acara sarasehan nasional "Refleksi Pidato Bung Karno 1 Juni" di Gedung Juang 45, Jalan Menteng Raya, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2011). Sekadar diketahui, Anas dan Akbar sama-sama besar di HMI.
Permadi berpendapat isu Mr A yang dilontarkan tersebut hanya sekadar tudingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya biarkan saja mereka berantem, kita tepuk-tepuk tangan saja," kata Permadi yang mengenakan kemeja warna abu-abu itu.
Permadi juga berpendapat isu Mr A juga untuk mengalihkan isu. "Demokrat kan tukang bikin pengalihan isu. Intinya seperti saya bilanglah, siapa yang menebar angin, dialah yang menuai badai," ujar eks kader PDIP ini.
Pada hari Jumat lalu, Akbar Tandjung menyangkal dirinya punya niat buruk pada PD. "Mana mungkin saya bisa mengobok-obok Partai Demokrat yang ketua dewan pembinanya adalah presiden," ujar Akbar pada detikcom.
(aan/nrl)











































