Penumpang Kecewa, Lion Air Minta Maaf

Penumpang Kecewa, Lion Air Minta Maaf

- detikNews
Senin, 06 Jun 2011 11:54 WIB
Jakarta - Pesawat yang di-delayed lama membuat calon penumpang Lion Air kecewa. Kekecewaan semakin menumpuk karena mereka merasa ditelantarkan. Atas ketidaknyamanan ini, pihak Lion Air minta maaf.

"Soal penelantaran, ini tidak 100 persen penelantaran. Kami tidak bermaksud untuk menelantarkan. Karena kami sibuk berkoordinasi maka teman-teman di lapangan tidak langsung memberikan kepastian penerbangan. Kami sangat maklum dan minta maaf pada penumpang," ujar Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, saat dihubungi detikcom, Senin (6/6/2011).

Menurutnya, jika pesawat delay, pihaknya selalu memberikan pemberitahuan kepada calon penumpang. Hanya saja, alasan delay-nya pesawat tidak diberikan detil. Namun jika ada penumpang ingin mendapat penjelasan rinci, pihak Lion Air bersedia memberikannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya ada pesawat delay, kami sampaikan ini karena alasan operasional. Tidak mungkin kita sampaikan roda pesawat kempes, misalnya. Namun kalau mau tanya lagi, pasti kami jelaskan," sambung Edward.

Bagi calon penumpang yang terkena dampak delay, menurut Edward, telah diberikan kompensasi dengan mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan No 25/2008. Menurutnya, pihak Lion Air sama sekali tidak pernah bermaksud untuk tidak memperhatikan penumpang.

"Sesuai peraturan menteri sudah kita jalankan. Kalau ada petugas yang menghilang, mungkin karena mereka sudah lelah. Soal ini tidak boleh terjadi lagi," kata Edward dengan tegas.

Sebelumnya, calon penumpang GT 095 rute Pekanbaru-Jakarta juga mengaku ditelantarkan pada Minggu (5/6). Pesawat yang seharusnya berangkat pukul 18.15 WIB, namun hingga 23.30 WIB tak kunjung terbang. Penumpang pun mengamuk dan hampir 'membajak' pesawat. Akhirnya para calon penumpang diterbangkan pukul 02.30 WIB.

Penumpang Lion Air tujuan Jakarta-Palu juga merasa berang. Menurut salah satu penumpang, Sam Purnama, seharusnya pesawat berangkat pada Minggu (5/6) pukul 17.00 WIB. Namun hingga pukul 22.00 WIB tak ada kepastian.

Akhirnya, para penumpang protes. Dua pilot pesawat dan empat kru yang melintas di bandara mereka 'sandera' pada Minggu malam. Drama 'penyanderaan' berakhir pada pukul 02.00 WIB. Para penumpang menuju Palu pun kini diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air.

(vit/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads