Pria Yang Diduga Teroris di Padalarang Dibawa ke Mapolda Jabar

Pria Yang Diduga Teroris di Padalarang Dibawa ke Mapolda Jabar

- detikNews
Sabtu, 04 Jun 2011 06:22 WIB
Jakarta - Pria yang dilaporkan warga ke Polsek Padalarang karena dicurigai sebagai komplotan teroris masih terus di proses. Untuk memaksimalkan pemeriksaan, pria yang diketahui bernama Iwan Satria itu pun dibawa ke Mapolda Jawa Barat (Jabar).

"Saat ini, saudara Iwan sedang berada di Mapolda Jawa Barat, untuk diperiksa lebih lanjut," ujar anggota Polsek Padalarang Iptu Endin ketika dihubungi oleh detikcom, Sabtu (4/6/2011).

Meski dari hasil pemeriksaan sementara Iwan tidak terlibat dalam komplotan teroris, namun data pria yang mengaku dari Bekasi ini akan dicocokan dengan data-data di Polda Jabar. Termasuk ciri fisik pria yang berumur 33 tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemungkinan ada kemiripan di bagian wajah dan postur tubuh antara saudara Iwan dengan salah satu tersangka teroris sehingga membuat pihak kepolisian curiga. Dia diperiksa di Mapolda Jawa Barat, sekaligus untuk dicocokkan dengan data yang dipunyai pihak kepolisian," imbuh Endin.

Bila terbukti tidak memiliki hubungan dengan jaringan teroris, Iwan pun akan dibebaskan. "Ya kalau memang benar tidak ada hubungannya pasti dibebaskan," imbuhnya.

Sebelumnya warga Warga di RT 02/06, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat resah dengan kehadiran Iwan Satria di tengah-tengah pemukiman mereka. Iwan sejak seminggu lalu menghuni salah satu rumah kosong di pemukiman tersebut.

Warga menaruh curiga Iwan karena sangat tertutup kepada lingkungannya. Terlebih Iwan menempati rumah kosong tanpa sepengetahuan pengurus RT dan RW setempat. Karena takut Iwan adalah anggota komplotan teroris, warga pun kemudian melapor ke Polsek Padalarang.

"Sudah kita amankan yang bersangkutan dibantu oleh warga setempat dan pengurus RT. Kita amankan tadi sekitar pukul 22.00 WIB," ujar anggota Polsek Padalarang Iptu Endin saat dihubungi Jumat, (3/6/2011) malam.

Menurut Endin, warga menaruh curiga pada Iwan itu karena selain tertutup dia juga banyak membawa bungkusan plastik ke rumah kosong yang ia tempati. Namun setelah petugas membuka bungkusan plastik itu ternyata isinya hanya tepung tapioka.

"Setelah kita periksa yang bersangkutan, katanya tepung itu untuk nyari undur-undur. Undur-undur buat obat," ujar Endin.

(her/her)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads