Tukang Bubur yang Ditebas Tangannya Dirujuk ke RSCM

Tukang Bubur yang Ditebas Tangannya Dirujuk ke RSCM

- detikNews
Jumat, 03 Jun 2011 23:55 WIB
Tukang Bubur yang Ditebas Tangannya Dirujuk ke RSCM
Jakarta - Urip (49), tukang bubur yang tangan kirinya ditebas parang oleh pengurus RW 10, Utan Kayu Selatan, Matraman, dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Urip sebelumnya mendapatkan pertolongan pertama di RS St Carolus.

Informasi tersebut dibenarkan Camat Matraman, Jakarta Timur, Ari Sonjaya, saat dihubungi wartawan, Jumat (3/6) malam.

"Saya menerima informasi tersebut (Dirujuk ke RSCM) pukul 19.30 WIB," kata Ari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ari menjelaskan ihwal perseteruan para pedagang dan pengurus RW 10 yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB sore tadi. Menurutnya, pengurus RW memang berencana membebaskan Taman Bronbek dari puluhan pedagang kaki lima (PKL). Keberadaan para PKL yang mayoritas pedagang makanan tersebut dinilai membuat suasana taman tampak kumuh dan kotor.

"Saya sendiri mengusulkan perbaikan dua taman di lingkungan kelurahan itu, itu Taman Bronbek dan Taman RW 1," jelas Ari.

Dia juga menampik jika petugas RW setempat menarik retribusi dari para pedagang yang biasa mangkal sore hari di taman Bronbek.

"Tidak ada hasil retribusi yang masuk ke kecamatan atau ke kelurahan," tegasnya.

Peristiwa tersebut bermula dari upaya Ketua RW setempat dan pelaku untuk membubarkan para pedagang yang biasa mangkal di Taman Gronbek. Namun upaya tersebut mendapat perlawanan dari para pedagang.

Ketua RW dan pelaku berinisial Ta (40) yang kalah jumlah balik kanan. Tidak terima dengan kekalahan, pelaku kembali ke lokasi kejadian dengan membawa parang.

Para pedagang yang ketakutan lari tunggang langgang. Naas bagi Urip yang tidak bisa berlari. Tengkuk leher kiri dan bahu belakang kena hantaman parang Ta. Selain itu, tangan kiri korban putus ditebas parang pelaku.

Tangan sang tukang bubur sempat ditenteng pelaku. "Katanya supaya enggak hilang," kata Kapolsektro Matraman Kompol Uyun Rafei saat ditemui wartawan di Mapolsektro Matraman, Jumat (3/6).

(ahy/her)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads