Informasi tersebut dibenarkan Camat Matraman, Jakarta Timur, Ari Sonjaya, saat dihubungi wartawan, Jumat (3/6) malam.
"Saya menerima informasi tersebut (Dirujuk ke RSCM) pukul 19.30 WIB," kata Ari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sendiri mengusulkan perbaikan dua taman di lingkungan kelurahan itu, itu Taman Bronbek dan Taman RW 1," jelas Ari.
Dia juga menampik jika petugas RW setempat menarik retribusi dari para pedagang yang biasa mangkal sore hari di taman Bronbek.
"Tidak ada hasil retribusi yang masuk ke kecamatan atau ke kelurahan," tegasnya.
Peristiwa tersebut bermula dari upaya Ketua RW setempat dan pelaku untuk membubarkan para pedagang yang biasa mangkal di Taman Gronbek. Namun upaya tersebut mendapat perlawanan dari para pedagang.
Ketua RW dan pelaku berinisial Ta (40) yang kalah jumlah balik kanan. Tidak terima dengan kekalahan, pelaku kembali ke lokasi kejadian dengan membawa parang.
Para pedagang yang ketakutan lari tunggang langgang. Naas bagi Urip yang tidak bisa berlari. Tengkuk leher kiri dan bahu belakang kena hantaman parang Ta. Selain itu, tangan kiri korban putus ditebas parang pelaku.
Tangan sang tukang bubur sempat ditenteng pelaku. "Katanya supaya enggak hilang," kata Kapolsektro Matraman Kompol Uyun Rafei saat ditemui wartawan di Mapolsektro Matraman, Jumat (3/6).
(ahy/her)











































