"Cemburu ke si korban karena punya pacar lain. Pelaku itu pacarnya, satu kos. Dia gay," kata Kapolsek Pancoran Kompol Lendy saat dikonfirmasi, Jumat (3/6/2011).
Nah, karena cemburu itu Asep pun nekat menghabisi nyawa Tatang. Setelah dibunuh pada Selasa (31/5), mayat Tatang dibuang di dalam karung di sekitar Kalibata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu Asep menghubungi adik korban berusaha memberikan penjelaskan bahwa dirinya sudah lama tidak satu kost lagi dengan korban di kawasan Ambassador, Kuningan.
"Waktu ditemukan, mayat itu tanpa identitas, jadi kita bawa ke RSCM. Kita umumkan di media, kemudian adik korban melihat tayangan media, dia tahu kalau itu saudaranya, dari RSCM langsung ke mapolsek malam-malam. Dia Lapor kalau itu kakaknya, namanya Tatang dan paginya juga anggota mendapatkan gambar rekaman CCTV ada gambar orang. Pelaku ke situ pakai taksi, setelah di dekat komplek DPR, dia lempar mayatnya," terang Lendy.
Pelaku diketahui, sempat berjalan kaki ke lokasi pembuangan mayat, setelah turun dari taksi. "Lalu kita tunjukkan CCTV itu ke adiknya korban, dan adiknya korban kenali itu temannya satu kos, namanya Asep. Sekarang pelaku ditahan di Polres Jaksel," tuturnya.
(ndr/vit)











































