Foke Jamin Pusat Pengembangan Benih Tanaman Pangan Tak akan Jadi Mal

Foke Jamin Pusat Pengembangan Benih Tanaman Pangan Tak akan Jadi Mal

- detikNews
Jumat, 03 Jun 2011 17:27 WIB
Jakarta - Sebagai kota metropolitan, tingkat polusi udara akibat kendaraan bermotor di Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan. Sayangnya, bukannya memperbanyak kawasan hijau untuk menyerap CO2, Jakarta malah disesaki mal-mal.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, berjanji kawasan yang bertujuan untuk penyehatan kembali lingkungan di Jakarta seperti Pusat Pengembangan Benih Tanaman Pangan Holtikultural dan kehutanan di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, tidak akan pernah beralih fungsi. Karena, Jakarta memang sangat membutuhkan tempat-tempat seperti ini.

"Selama saya jadi gubernur, saya jamin tempat ini tidak akan pernah menjadi mal," ujar Fauzi Bowo dalam sambutannya saat membuka kegiatan Jakarta Agro Ekspo 2011 di Pusat Pengembangan Benih Tanaman Pangan Holtikultural dan Kehutanan, Jl Haryono RM no. 1, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (3/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang akrab disapa Foke ini mengatakan, tempat-tempat seperti ini sangat berharga untuk masa depan lingkungan Jakarta yang lebih baik. Dia berharap tempat ini kelak menjadi pusat pengembangan agrobisnis dan peningkatan kualitas hidup di DKI Jakarta.

"Jangan biarkan lahan yang berharga ini dijadikan peruntukan lain. kita utamakan ini untuk agrabisnis, bukan lahan usaha lain," pesan Foke.

Pusat pengembangan ini sendiri, sudah berdiri di atas lahan seluas 750 hektar dimana 250 hektarnya masih berupa lahan kosong yang nantinya akan dibangun rumah sakit daerah. Di tempat ini pulalah pusat kegiatan Agro Ekspo 2011 dengan tema 'Melalui Jakarat Agro Ekspo 2011 Kita Tingkatkan Pembangunan Agribisnis yang Berwawasan Lingkungan' dilaksanakan sejak hari ini sampai 12 Juni 2011 mendatang.

Foke menambahkan, kegiatan yang sekaligus merupakan rangkaian HUT ke 484 DKI ini sudah sangat tepat dilakukan di tempat ini. Karena mempunyai akses yang cukup mudah dijangkau para pengunjung. Apalagi dalam kegiatan ini terdapat 249 stand dan 1 stand mini zoo yang menyediakan berbagai informasi, pemasaran yang berhubungan dengan pembangunan pertanian, perikanan, peternakan, kelautan, dan kehutanan di Jakarta.

"Maka itu saya berharap dengan kegiatan ini nantinya bermuara pada pendapatan petani, ketersediaan lapang kerja, perluasan usaha, pemenuhan pangan di Jakarta, perbaikan gizi, dan peningktaan kesejahteraan warga secara umun," terang Foke yang sore ini tampak didampingi sang istri.

Foke berharap, kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai event ini selesai. Sebab, bagaimana pada dasarnya dia mulai melihat pola hidup warga Jakarta yang kini sudah berubah mencintai lingkungan sekitar.

"Gaya hidup orang Jakarta sudah berubah, sekarang warga Jakarta lebih mencinta kesegaran di ibukota, hemat energi dengan pola hidup yang sehat dimana kualitas lingkungan adalah tuntutan warga Jakarta hari ini, Olah karena itu kita tidak boleh anggap unsur lingkungan dinomorduakan, ke depan unsur lingkungan harus kita ke depankan," jelas Foke.

(lrn/gun)


Berita Terkait