Bangunan Mapolsek yang terbuat dari material kayu dirobohkan dan arsip-arsip kantor Mapolsek ikut dibakar oleh warga. Warga emosi karena anggota keluarga mereka tewas tertembak oleh anggota Polsek Uluere dan Polsek Kelara, saat mengejar DPO Curanmor dan Pencurian Ternak di Rumbia, Jeneponto.
Dalam penggerebekan di sebuah pesta perkawinan di rumah warga Rumbia, selain menewaskan Talla (43 tahun), peluru petugas kepolisian melukai empat warga lainnya. Jenazah Talla saat ini dibawa ke RS Bhayangkara, Makassar untuk diotopsi, sedangkan dua korban luka tembak dirawat di Puskesmas Rumbia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Kapolres Jeneponto, AKBP Ruslan Aspan, yang dihubungi detikcom, jumat (3/6/2011), penggerebekan ini dilakukan oleh anggotanya yang berjumlah 9 orang, untuk menangkap 5 orang DPO curanmor dan curi ternak, di sebuah rumah yang dijadikan tempat judi oleh sekitar 40 orang, di Desa Rumbia, Kecamatan Kelara, Jeneponto.
Korban tewas, lanjut Ruslan, dipastikan bukan dari 5 DPO yang ditarget anggotanya. "Saat ini kami masih melakukan penyelidikan kenapa korban bisa tertembak, sebab pengakuan anggota kami mereka hanya melakukan tembakan peringatan sebanyak dua kali untuk membubarkan massa," kata Ruslan.
(mna/vit)











































