Pantauan detikcom, Kamis (2/6/2011) di rumah yang beralamat di Jl Sunter Agung Tengah Blok C no 26, Tanjung Priok, Jakarta Utara nampak tak ada tanda-tanda kehidupan.
Rumah satu lantai itu berpagar hitam dengan dinding bercat warna coklat. Sebuah mobil kijang Innova berplat nomor B 218 SRF dan motor Jupiter B 6672 UEY masih terparkir di halaman rumah. Di salah satu sudutnya rumah tersebut memiliki kolam ikan, ayam dan burung piaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya baru kenal dia. Nggak begitu akrab," jelas tetangga Syarif, Robert kepada detikcom.
Robert yang pensiunan hakim ini menjelaskan Syarif memiliki keluarga di Makassar. "Keluarganya di Makassar setahu saya," ungkap Robert.
Sementara, caretaker RT setempat, Sobby Sitompul mengatakan Syarif sosok yang kurang bergaul dengan warga komplek. Namun ia sering ditegur Syarif.
"Saya ini sudah dari 1982 di sini. Awal-awal saya masih kenal dengan siapa-siapa di sini. Tapi setelah 1990-an ke atas sosialisasi para hakim itu makin kurang. Dulu biasanya tiap mereka datang itu selalu mengundang kita selametan atau syukuran, tapi makin ke sini budaya itu makin hilang," terang Sobby.
"Saya itu nggak kenal Pak Syarifuddin secara dekat maupun personal. Cuma biasanya dia menegur saya kalau sepedaan lewat rumah ini," tuturnya.
(ape/fay)










































