Hakim Syarifuddin Mengaku Dijebak Kontraktor

Hakim Syarifuddin Mengaku Dijebak Kontraktor

- detikNews
Kamis, 02 Jun 2011 17:33 WIB
Hakim Syarifuddin Mengaku Dijebak Kontraktor
Jakarta - Saat kediamannya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hakim S terus menghisap rokok. Ia mengaku telah dijebak oleh seorang kontraktor.

Kisah penggeledahan kediaman hakim S ini disampaikan oleh tetangga Syarifuddin, caretaker RT, Sobby Sitompul di rumahnya, Sunter Agung Tengah Blok D 8, RT 9 RW 16, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/6/2011).

Rumah Sobby berseberangan dan berjarak 200 meter dari rumah Syarifuddin. Sobby diminta oleh KPK untuk menyaksikan penggeledahan di rumah Syarifuddin yang berlokasi di Blok C 26, RT 9 RW 16, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pada Rabu (1/6) pukul 21.00 WIB, Sobby menyaksikan ada 2 orang berdiri di depan rumah Syarifuddin. Ia mengira kedua orang tersebut tamu biasa.

"Saya sempat lihat ke luar. Setelah itu saya tinggal masuk lagi.
Tidak lama, datang orang yang mengetuk pintu saya. Saya buka, mereka bilang dari KPK. Mereka bilang, mereka akan melakukan penggeledahan di rumah Syarifuddin dan saya diminta menjadi saksi," kata Sobby.

Sobby semula sempat menolak tawaran KPK tersebut. "Saya bilang, saya tidak mau menjadi saksi kalau saya tidak tahu kasusnya. Tetapi, mereka bilang hanya menjadi saksi untuk menyaksikan peristiwa penggeledahan saja," ujarnya.

Sobby akhirnya menyetujui dan memanggil 2 orang keamanan RW yang bernama Juprin dan Jaenuri.

"Saya masuk ke rumah Pak Syarifudin. Sudah ada beberapa anggota KPK yang duduk di lantai dan sedang memperlihatkan beberapa bungkusan coklat dan kardus yang belum dibuka. Saat itu, Pak Syarifuddin masih merokok pakai kaos warna hitam dan celana pendek saja," kata Sobby.

Menurut Sobby, bungkus coklat tersebut dibuka dan ternyata isinya adalah uang.

"Ada ratusan gepok uang pecahan rupiah dan beberapa yang tidak terikat juga uang pecahan rupiah. Cuma saya tidak tahu jumlahnya dan juga setelah digeledah lagi ditemukan uang dollar di jas yang sedang digantung di kamar. Saya tidak tahu jumlahnya," kata Sobby.

Setelah digeledah, Sobby memberanikan diri bertanya kepada Syarifuddin. "Saya tanya sama Pak Syarifuddin. Kenapa sih Pak sebenarnya? Dia bilang, saya dijebak Pak oleh kontraktor," kata Sobby menirukan jawaban Syarifuddin.

Penggeledahan selesai sekitar Kamis pukul 02.00 WIB. Ada sekitar 7 hingga 8 mobil kepolisian dan KPK yang diparkir di jalanan.

Sobby juga sempat bertanya kepada penyidik KPK. "Ini kan bukan korupsi, ini suap, penyuapnya ada? Penyidik KPK bilang ada di dalam (mobil)," kata Sobby.

(aan/fay)


Berita Terkait