Da'i-Hasyim Bicara Korupsi, Terorisme Hingga Penyelundupan

Da'i-Hasyim Bicara Korupsi, Terorisme Hingga Penyelundupan

- detikNews
Senin, 21 Jun 2004 10:50 WIB
Jakarta - Ada banyak hal yang menjadi materi pembicaraan cawapres Hasyim Muzadi dengan Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar. Mulai dari korupsi, illegal logging, terorisme hingga penyelundupan."Beliau menanyakan penanganan kasus-kasus korupsi, juga internal Polri yang harus menyiapkan kemampuan petugasnya yang memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi," kata Kapolri pada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Hasyim di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jl.Trunojoyo 3, Jaksel, Senin (21/6/2004).Hasyim Muzadi juga menyetujui bahwa akar masalah terjadinya korupsi di tubuh Polri adalah faktor gaji. "Disinggung masalah petugas di bawah. Memang kita telah berusaha, tapi beliau setuju akar masalah adalah sistem penggajian. Tapi itu bukan urusan polisi, melainkan urusan bangsa dan negara," ungkap Da'i.Namun jika korupsi terjadi di tingkat atas, masalahnya bukan lagi masalah penggajian. "Kalau dilakukan di tingkat atas, saya katakan, itu harus pada pengawasan yang ketat. Karena itu sudah bukan lagi masalah penggajian," tegasnya.Terkait masalah terorisme, menurut Hasyim, masalahnya ada pada masyarakat itu sendiri. "Beliau menanyakan karena akar masalahnya ada pada masyarakat yang punya paham bersifat radikal. Ini pun sudah jadi bagian kerja sama antara beliau dan kami," papar Kapolri.Sedangkan masalah penyelundupan, menurut Kapolri, ada instansi lain yang terkait dalam melakukan perannya melakukan penyelidikan terhadap penyelundupan. "Sekarang ada 3 instansi, yaitu Polri, Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yang penting adalah peran KPK," urai Kapolri.KPK harus melakukan pengawasan yang ekstra terhadap kepolisian dan kejaksaan. "Di samping kewenangan yang diberikan UU, akan jauh lebih efektif jika dilakukan pengawasan terhadap apa yang dilakukan penyidik kepolisian dan kejaksaan," demikian Kapolri. (nrl/)


Berita Terkait