"Ini fitnah, ini tidak benar," kata Panda saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (1/6/2011) malam.
Panda kemudian mengutip keterangan sejumlah saksi seperti Tjahjo Kumolo, Emir Moeis dan Dudhie Makmun Murod, termasuk Pramono Anung. Dalam persidangan sebelumnya, mereka kompak menyebut tidak ada orang ditunjuk sebagai koordinator.
"Bagaimana ini direkayasa, persidangan ini jelas sekali terlihat bagaimana ada rekayasa," ujar Panda ketus.
Panda bahkan sempat marah saat ditanya jaksa mengenai pertemuan di Hotel Dharmawangsa. Jaksa saat itu bertanya pembicaraan di dalam hotel mewah itu.
"Jaksa seperti tidak yakin, padahal saya didakwa sebagai koordinator," kata Panda.
Dalam kesempatan ini, Panda juga kembali mengungkapkan kekesalannya terhadap Agus Condro. Panda disebut Agus berkawan akrab dengan Miranda Gultom, bahkan cium pipi kiri-kanan saat pertemuan itu.
(mok/irw)











































