Temui Kapolri, Hasyim Sangkal Dalam Rangka Kampanye
Senin, 21 Jun 2004 10:26 WIB
Jakarta - Seorang cawapres menemui pejabat negara yang tengah memimpin dengan agenda tertentu, agak unik juga. Dalam rangka kampanyekah? Hasyim Muzadi menyangkal tuduhan itu."Nggak kok, nggak jadwalnya. Saya hanya menyarankan supaya tidak bias antara hukum dan politik," kata Hasyim usai menemui Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jl.Trunojoyo 3, Jaksel, Senin (21/6/2004).Dalam pertemuan itu, Hasyim juga menyarankan adanya perbaikan 3 dimensi terhadap sistem aturan yang tumpang tindih dan ketegasan terhadap kejahatan-kejahatan praktis."Saat ini ada faktor sistem dan aturan yang tumpang tindih sehingga bisa dimainkan oleh para koruptor. Oleh karena itu, pemberantasan korupsi ini harus dilakukan oleh rakyat dan negara. Kalau bias, kita akan terbentur," ungkapnya.Hasyim juga menyesalkan diplomasi luar negeri Indonesia yang kurang bagus. "Sekarang ini misalnya dengan luar negeri, kita akan selalu melorot diplomasinya. Ini membuat Indonesia jauh dari pergaulan internasional yang efektif," kritiknya."Dan ini sangat berpengaruh bagi ekonomi politik dan keamanan sehingga saya berpikir, kita perlu perbaikan sistem, perbaikan aturan yang tumpang tindih," demikian Hasyim yang jika terpilih jadi wapres nanti akan serius memberantas korupsi ini.
(nrl/)











































