Takut Perompak, Pemilik Kapal RI Bayar Tentara Bayaran US$ 26 Ribu

Takut Perompak, Pemilik Kapal RI Bayar Tentara Bayaran US$ 26 Ribu

- detikNews
Rabu, 01 Jun 2011 16:29 WIB
Takut Perompak, Pemilik Kapal RI Bayar Tentara Bayaran US$ 26 Ribu
Jakarta - Setelah pembajakan kapal MV Kudus, para pengusaha pelayaran dan pemilik kapal ketakutan. Mereka pun memilih membayar tentara bayaran dari Sri Lanka. Ongkosnya terbilang mahal US$ 26 Ribu atau sekitar Rp 230 juta.

"Biaya itu untuk satu kali pelayaran. Biasanya 20 hari berlayar. Itu untuk 4 orang tentara bayaran," ujar Manager Safety and Nautical PT Arpeni Pratama Ocean Line, Samuel Sampe Lobo.

Samuel mengatakan hal itu dalam pertemuan Masyarakat Maritim dengan TNI AL di Wisma Elang Laut, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan pihak pelayaran terpaksa melakukan hal itu demi keamanan. Selain itu pihak asuransi pelayaran pun meminta agar kapal yang berlayar dilengkapi pengawalan bersenjata.

"Asuransi minta ada pengawal bersenjata. Para tentara bayaran itu bawa senapan dan RPG," terang kapten kapal ini.

Saat itu perusahannya diorder untuk mengangkut bauksit dari Australia ke Uni Emirat Arab. Pengamanan pun menjadi tanggung jawab pemilik

Samuel berharap segera ada aturan agar TNI bisa melakukan pengawalan pada kapal-kapal dagang RI. Menurutnya untuk apa menyewa tentara bayaran jika TNI bisa mengawal.

"Kalau kita kan bisnis, kalau bisa hasilnya pun kembali lagi kepada bangsa sendiri," harap Samuel.

(rdf/anw)


Berita Terkait