Mahfud: Keterlaluan Kalau Curiga Harta Janedjri

Mahfud: Keterlaluan Kalau Curiga Harta Janedjri

- detikNews
Rabu, 01 Jun 2011 15:37 WIB
Mahfud: Keterlaluan Kalau Curiga Harta Janedjri
Jakarta - Kekayaan Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M Gaffar dipertanyakan. Ketua MK Mahfud MD menegaskan tidak ada hubungan kekayaan Janedjri dengan kasus pemberian uang oleh politisi Partai Demokrat (PD) Nazaruddin.

Mahfud mengaku tidak tahu jumlah harta yang dimiliki Janedjri. "Kalau yang saya baca di koran cuma Rp 5 miliar. Bentuknya tanah, uang tunai berapa gitu. Tanyalah ke KPK," kata Mahfud saat ditanya wartawan harta Janedjri yang diduga mencapai Rp 10 miliar.

Hal ini disampaikan Mahfud usai menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).

Apa wajar PNS memiliki penghasilan sebanyak itu? "Waktu saya menjadi pegawai negeri, saya punya kekayaan Rp 6 miliar. Kekayaan itu sebelum saya ke Jakarta. Pegawai negeri itu ada tanah murah dibeli, lalu jadi kota. Kemudian harganya jadi mahal," jawab Mahfud.

Menurut dia, keterlaluan apabila mencurigai harta Janedjri.

"Keterlaluan kalau curiga berbicara perkara itu, lalu mengungkit masalah ini, itu tidak ada hubungannya. Sudah berani ke KPK saja bahwa punya harta itu sudah bagus, Anda tahu berapa persen yang mau melaporkan," kata dia.

Ketika ditanya seputar kasus dugaan pemalsuan dokumen mantan anggota KPU Andi Nurpati yang kini menjadi pengurus PD, Mahfud mengatakan kepolisian sudah menindaklanjutinya.

"Mereka sudah ke kantor dan saya dengar katanya polisi sudah memeriksa Pak Hafiz (Ketua KPU)," kata Mahfud.

(aan/nrl)


Berita Terkait