"Oh ya mau (dimintai keterangan BK) kenapa tidak," kata Mahfud usai menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).
Menurut dia, wajib bagi dirinya dimintai klarifikasi oleh BK DPR. "Pekan depan boleh. Silakan datang ke kantor saya," ujar Mahfud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar pemberian uang kepada Janedjri ini terjadi pada September 2010 lalu sekitar pukul 22.00 WIB, di sebuah tempat di Jakarta Selatan. Saat itu Nazaruddin mengundang Janedjri untuk makan malam.
Di akhir pertemuan, tiba-tiba Nazaruddin memberi amplop yang isinya banyak lembaran uang dalam bentuk dollar Singapura. Wow! Isinya cukup membelalakkan mata. Kalau ditotal Rp 828 juta. Namun, uang itu pun akhirnya dikembalikan Janedjri lewat MK.
(aan/nrl)











































