Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit untuk mengetahui jika ada korban penembakan dilarikan ke rumah sakit.
"Karena anggota juga sempat menembak mobil pelaku dan kaca-kaca mobilnya pecah. Jadi kalau ada rumah sakit yang menerima pasien korban tembak, harap diinformasikan ke kepolisian," jelas Baharudin saat dihubungi wartawan, Rabu (1/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga nanti kita bisa mengejar pelaku," katanya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menginformasikan kepada kepolisian jika melihat mobil Toyota Innova warna hitam yang rusak akibat tembakan senjata api.
"Informasi masyarakat sangat berarti bagi kami," katanya.
Baharudin mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi masyarakat mengenai keberadaan pelaku. "Belum, masih kita telusuri," tutupnya.
Pada Rabu (1/6) sekitar pukul 03.00 WIB, anggota Unit Ranmor Polres Bekasi, Aipda Sugiyantoro tewas tertembak saat melakukan kring reserse di lokasi bersama 5 anggota lainnya. Sugiantoro tewas setelah peluru mengenai tepat di bawah matanya dan menembus ke kepala.
Peristiwa bermula ketika korban dan teman-temannya tengah mengintai sebuah mobil Toyota Innova di depan Toko Ongko Mulyo di lokasi. Anggota mencium kecurigaan karena posisi mobil tersebut diparkir dengan posisi membelakangi toko.
Korban bersama Brigadir Nuh kemudian mendekati sasaran. Namun, ketika mendekati target, tiba-tiba pelaku memberondong anggota dari balik mobil tersebut. Usai memberondong anggota, para pelaku lalu melarikan diri.
(mei/anw)










































