Ruhut Tolak Rencana Penjemputan Nazaruddin dari Singapura

Ruhut Tolak Rencana Penjemputan Nazaruddin dari Singapura

- detikNews
Rabu, 01 Jun 2011 09:57 WIB
Ruhut Tolak Rencana Penjemputan Nazaruddin dari Singapura
Jakarta - Ketua Departemen Kominfo DPP PD Ruhut Sitompul tak setuju dengan rencana penjempuntan mantan bendahara umum PD Muhammad Nazaruddin dari Singapura. Menurut Ruhut, FPD DPR harusnya memberikan keleluasaan bagi Nazaruddin untuk berobat ke Singapura.

"Ngapain dijemput. Pak Jafar (Ketua FPD Jafar Hafsah) itu bukan dokter jadi kita hormatilah surat dari dokter," kata Ruhut.

Hal tersebut disampaikan Ruhut menanggapi rencana FPD DPR menjemput Nazaruddin dari Singapura. Ruhut menyampaikan protesnya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruhut merasa dirinya dan Ketua Komisi III DPR dari FPD Benny K Harman yang memahami kondisi Nazaruddin. Menurutnya seharusnya semua anggota FPD menghormati penyembuhan penyakit Nazaruddin.

"Pak Sultan itu cuma bagian dari TPF jadi kalau mau nanya Nazaruddin tanya 'Poltak raja minyak' dan Benny K Harman. Kita bukan dokter jadi hormatilah profesi dokter," pintanya. Yang dimaksud 'Poltak raja minyak' adalah dirinya.

Nazaruddin pun berharap ada saling toleransi di internal FPD. Sehingga tidak ada orang yang disudutkan.

"Makanya kalau ada apa-apa soal Nazaruddin tanyakan ke Ketua Kominfo Ruhut Sitompul," tandasnya.

TPF Nazaruddin bentukan FPD beranggotakan Benny K Harman, Ruhut Sitompul, Sutan Bathoegana, Ramadhan Pohan dan Didi Irawadi Syamsuddin.

Jafar Hafsah telah menandatangani tim penjemput Nazar yang mengaku tengah berobat ke Singapura. Tim penjemput antara lain berisi Sutan Bathoegana. Sutan mengaku misi tim bukanlah menjemput, tapi "menemui sahabat."

(van/nrl)


Berita Terkait