"Surat hari ini kita teken," ujar Ketua FPD DPR Jafar Hafsah ketika dikonfirmasi mengenai surat penjemputan Nazaruddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).
Perihal surat tersebut, imbuhnya, adalah menemui Nazaruddin. "Dia sakit, kita jenguk. Ya Insya Allah kalau dia sudah sembuh dia harus pulang," tuturnya.
Tim penjemputan Nazaruddin ini akan dikomandani oleh anggota FPD DPR Sutan Bhatoegana. "Sutan dan teman-teman. Teman-teman nanti Pak Sutan yang memilih. Yang jelas hari ini surat diteken," kata Jafar.
Pulang pastinya kapan, hari ini atau besok? "Pasti...pasti," jawab Jafar sambil mengacungkan kedua ibu jarinya dan berlalu memasuki Gedung Nusantara IV untuk mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila.
Nazaruddin sudah sepekan lebih berada di Singapura. Nazaruddin yang terbang ke Singapura pada 23 Mei 2011 lalu memang mengajukan izin sakit ke FPD DPR. Namun izin kepergian Nazaruddin ke Singapura juga masih kontroversial.
Hingga saat ini imbauan agar Nazaruddin pulang ke Indonesia terus berdatangan, termasuk dengan mengirim tim penjemput.
Sutan Bathoegana dikenal sebagai orang dekat Nazaruddin. Sutan menyangkal misinya adalah menjemput Nazar, tapi "menemui seorang sahabat."
(nwk/nrl)











































