"Yang paling elegan dia berada di Indonesia. Berada di Singapura kemudian melempar berbagai pernyataan itu justu menimbulkan kesan bahwa dia sengaja menghindar. Mestinya dia tahu keberadaannya di Singapura justru menjadikan multitafsir," ujar Amir.
Hal ini disampaikan Amir menanggapi pernyataan keras Nazaruddin terkait Sekjen MK di media. Amir menuturkan hal ini kepada detikcom, Rabu (1/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dia di Singapura kemudian merasa tidak mudah dijangkau, itu kan jadi penilaian buruk masyarakat," ingatnya.
Karenanya ia berharap Nazaruddin segera pulang ke Indonesia. Sehingga manakala KPK memanggil untuk memeriksa, Nazaruddin bisa hadir memberikan keterangan.
"Kalau dia benar seperti yang disampaikan dalam testimoninya ya yang paling menguntungkan dia di Jakarta dan dia akan mendapat penghargaan dari masyarakat dan tidak dalam posisi mengasingkannya," tuturnya.
(van/gah)










































