Marzuki Alie menuturkan, dalam pertemuan itu Nazaruddin menuturkan masalah yang sedang dihadapinya. Nazaruddin memang tengah terlilit sejumlah kasus seperti dugaan tersangkut kasus suap Kemenpora dan pemberian uang untuk Sekjen MK.
"Kalau tak percaya sama saya, ada Max Sopacua (Wakil Ketua Umum PD), dan Sutan Bathoegana (Wakil Ketua FPD DPR). Jadi ngomongnya masalahnya dia akan dihukum," tutur Marzuki kepada detikcom, Rabu (1/6/2011).
Sebagai senior, Marzuki pun memberikan sejumlah masukan. Ia menjelaskan kepada Nazaruddin bahwa dunia politik memang sangat dinamis.
Masukan tersebut diberikan Marzuki dalam pertemuan yang sangat penting. Karena malam harinya, Dewan Kehormatan PD mengumumkan pemecatan Nazaruddin.
"Saya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina, saya nasehati bahwa dalam kehidupan politk yang gelap itu yang seperti itu biasa, bahwa setiap saat kita bisa diberhentikan. Ya seperti itu," kenang Marzuki yang juga Ketua DPR ini.
Ia berharap Nazaruddin bisa menerima kenyataan. Karena dalam politik semua hal bisa terjadi. "Ya supaya dia bisa menerima keadaan bahwa dia akan diberi sanksi," tuturnya.
Marzuki lalu kembali menepis isu bahwa dirinya menyarankan Nazaruddin pergi ke Singapura untuk menenangkan diri. "Ngawur itu," tepisnya.
(van/van)











































