Office Boy BRI di Medan Tewas Tertembak Polisi

Office Boy BRI di Medan Tewas Tertembak Polisi

- detikNews
Selasa, 31 Mei 2011 19:05 WIB
Medan - Seorang office boy Kantor Wilayah BRI Sumut, Muhammad Dermawan, tewas tertembak oleh petugas dari Satuan Pengaman Objek Vital (Satpam Ovit) Polresta Medan. Korban mengalami luka tembak pada bagian dada mengenai jantung.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (31/5/2011) sekitar pukul 16.00 WIB. Keterangan yang diperoleh menyebutkan, peristiwa naas itu terjadi saat Briptu Vico Panjaitan, petugas pengawal pendistribusian uang ke sejumlah Kantor Cabang BRI di Medan, datang menghampiri korban.

Sambil bercanda Briptu Vico mengarahkan laras senjata kearah korban yang sedang membersihkan sepeda motor di basement bagian bawah Kanwil BRI Sumut, Jl. Putri Hijau Medan. Tiba-tiba, saat pelatuk ditekan, terdengar letusan disertai rubuhnya tubuh korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang keluarga korban, M. Iqbal mengatakan, pelaku terkejut karena senjatanya meletus mengenai korban. Sesaat setelah kejadian pelaku kemudian meninggalkan lokasi. Sejumlah karyawan Kanwil BRI Sumut menemukan korban tergeletak bersimbah darah.

"Keluarga dapat kabar, pelaku bercanda sambil menodongkan laras senjata ke korban dari arah belakang. Tiba-tiba senjata meletus dan mengenai punggung kanan korban tembus ke dada," kata Iqbal.

Iqbal juga mengatakan, sebelum menekan picu senjata jenis SS, pelaku sempat bercanda mengancam korban dengan menyebut, "Kutembak kau ya, kutembak kau ya...!"

Beberapa menit setelah kejadian, korban kemudian dibawa ke Rumahsakit (RS) Deli, Jl. Putri Hijau Medan, sekitar 500 meter dari Kanwil BRI Sumut.

Setelah dinyatakan tewas, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah salah seorang keluarganya di kawasan Pasar 5, Gang Amal, Medan Tembung untuk disemayamkan. Rencananya, jenazah korban akan diterbangkan ke kampung halaman di Padang, Sumatera Barat, Rabu (1/6/2011) esok.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Ambat Arke F. Ambat saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.

"Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif penembakan. Benar karena kelalaian akibat bercanda atau ada faktor lain," kata Ambat.

(rul/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads