Bali World Culture Forum (BWCF) akan digelar pada di Denpasar pada 11 Juni hingga 16 juni 2011. BWCF akan dihadiri budayawan dari lima benua, yaitu Australia, Eropa Asia, Eropa dan Afrika serta UNESCO.
Budayawan nasional dan mancanegara akan hadir sebagai pembicara dan peserta forum diskusi budaya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Budaya Bali yang luhur dan memiliki nilai jual secara ekonomis agar tetap dipertahankan sebagai upaya mensejahterakan masyarakat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali I Ketut Suastika pada jumpa pers persiapan BWCF di kantornya, kawasan Renon, Denpasar, Selasa (31/5/2011).
Pariwisata Bali adalah pariwisata budaya. Untuk itu, perlu kreatifitas pengembagangan nilai-nilai kearifan lokal yaitu berpikir, berkata dan berbuat yang positif untuk terus merangsang tetap kreatifitas menuju budaya universal sesuai dengan perkembagan jaman.
“Taksu budaya Bali harus tetap terjaga. Hal ini yang kita komunikasikan kepada dunia sebagai agar wisatawan tetap tertarik berkunjung ke Bali,” ujar Suastika
(gds/van)











































