"Maaf, kami tidak mencuri, separator itu ada kok. Tapi kami sembunyikan dan kami rahasiakan, tidak boleh ada yang tahu," kata Kepala Humas LVRI A Aziz M kepada wartawan di Gedung Veteran, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2011).
Aziz mengatakan, pihaknya telah menyimpan baik-baik 20 separator yang dibongkar pasang pada Senin (30/5) kemarin. Ia berjanji pihaknya akan mengembalikan separator tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Aziz mengatakan, pihaknya terpaksa menyembunyikan puluhan separator tersebut. Alasannya, karena Dishub hendak mengelas separator tersebut.
"Kemarin kan mereka mau ngelas separator itu. Bayangkan, 1 blok separator itu beratnya bukan main, tidak mungkin kita geser-geser," katanya.
Aziz mengungkapkan, pihaknya keberatan atas peraturang Dishub yang memasang separator tersebut. Pasalnya, tamu-tamu yang hendak mengarah ke gedung Veteran mengeluh karena terlalu jauh mencari putaran jalan.
"Tamu-tamu kami ini banyak, dari luar negeri juga ada. Ini, Ketua Umum LVRI Letjen (purn) TNI Rais Abin ini adalah Presiden Veterans Confederation of Asean Countries (Veconec), banyak tamu dari negara lain, bingung cari jalan," katanya.
Ia menambahkan, dengan ditututpnya โjalan pintasโ menuju gedung Veteran, juga merugikan Plaza Semanggi. Ia mengungkapkan omset Plaza Semanggi menurun sejak ditutupnya jalan tersebut.
"Plangi (Plaza Semanggi) ini adalah untuk kesejahteraan veteran. Kami tidak ada usaha lagi, hanya inilah. Plangi ini dikelola oleh Yaayasan Gedung Veteran," tutupnya.
(mei/anw)











































