Korwil II meliputi Jateng dan DIY yang terbagi dalam beberapa kota yaitu Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, dan Solo. Tahun ini jumlah peserta SNMPTN di wilayah tersebut mencapai 79.284 peserta.
Koordinator Panlok Korwil II, Ravik Karsidi, mengatakan panitia menemukan 46 peserta dengan nomor sama pada ujian hari pertama. Di Purwokerto ditemukan 4 orang, di Semarang 20 orang, di Yogyakarta 14 orang, dan di Solo 8 orang.
Menurut Ravik, kesalahan itu terjadi karena kesalahan pembatalan pembayaran oleh pihak bank. Kesalahan terjadi pada saat peserta yang bersangkutan melakukan pembayaran formulir pendaftaran di bank.
"Setelah kami cek di sistem identitas SNMPTN, ternyata itu karena kesalahan sistem pada bank. Jadi bukan karena adanya praktek perjokian. Jadi tidak ada masalah mengkhawatirkan," ujar Ravik kepada wartawan di Solo, Selasa (31/5/2011).
Sebagai upaya perbaikan, lanjutnya, panitia telah mengurus nomor baru untuk peserta yang bernomor sama itu. Daftar ulang untuk mencarikan nomor baru itu harus dicarikan ke pihak yang menanganinya yaitu ITS Surabaya.
(mbr/fay)











































