Hendropriyono: SMS Fitnah untuk Bentuk Opini & Timbulkan Kebencian

Hendropriyono: SMS Fitnah untuk Bentuk Opini & Timbulkan Kebencian

- detikNews
Selasa, 31 Mei 2011 13:43 WIB
Hendropriyono: SMS Fitnah untuk Bentuk Opini & Timbulkan Kebencian
Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Hendropriyono menilai SMS fitnah yang mengatasnamakan Nazaruddin adalah upaya membentuk opini dan menimbulkan kebencian bagi pihak yang disebut dalam pesan singkat itu. Dalam kacamata intelijen, SMS itu termasuk dalam kategori perang urat syaraf (PUS).

"Itu mengirim opini sehingga menimbulkan kebencian. Saat ini perang asimetris, kita tidak tahu yang serang dari luar, dalam, dan juga abstrak," ujar Hendropriyono.

Hal itu dikatakannya usai berbicara di seminar "Ancamanan Keamanan Negara" di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hendropriyono, untuk melakukan counter terhadap SMS fitnah, maka yang dilakukan adalah dengan mengirimkan SMS balik yang isinya dapat membingungkan para pembaca pesan.

"Jadi yang benar jangan langsung dibantah. Dibenarkan tapi belok," kata Hendropriyono.

Dalam ketegorisasi intelijen, pengirim SMS fitnah termasuk dalam strategi Perang Urat Syaraf (PUS) atau Psychological Warfare (Psywar) yang jawabannya bukan dengan pengerahan polisi dan tentara secara besar-besaran.

Saat ditanyakan tentang siapa kira-kira pengirim pesan singkat yang mengatasnamakan Nazaruddin, Hendropriyono mengatakan tidak mengetahui siapa pengirim pesan itu.

"Saya tidak tahu. Masa intelejen sok tahu," ucapnya.

(fiq/gun)


Berita Terkait