Aksi tersebut digelar di depan kediaman pribadi Boediono, di Dusun Sawitsari, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman, Selasa (31/5/2011). Massa datang secara rombongan menggunakan sepeda motor berboncengan.
Ketika sampai di depan rumah Boediono, massa langsung menggelar orasi. Beberapa peserta langsung mengacung-acungkan poster-poster yang dibawanya. Beberapa poster tersebut diantaranya bertuliskan 'SBY-Boediono turun', 'Tuntaskan kasus korupsi Sesmenpora', 'Bubarkan partai korupsi'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator aksi GPMK, Suaidy Rahmat dalam orasinya mengatakan rakyat sudah muak dan tidak percaya dengan janji-janji pemerintahan SBY-Boediono. Janji pemerintah yang akan memberantas korupsi tidak terbukti karena kasus Bank Century, kasus korupsi Sesmenpora dan kasus-kasus lainnya sampai sekarang tidak pernah diusut tuntas.
"SBY-Boediono hanya memberi janji palsu. Banyak kasus korupsi di negeri ini yang tidak diungkap dan dua tahun ini tidak ada realisasinya. Skandal-skandal korupsi di negeri ini harus diungkap dan diusut tuntas," kata Rahmat.
Usai membacakan pernyataan sikap dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di depan pagar rumah Boediono, massa kemudian menempelkan berbagai poster dan spanduk yang dibawanya. Namun setelah massa bubar dan meninggalkan lokasi, polisi langsung mengambil dan menggulungnya.
(bgs/fay)
