"Ya menurut saya, kita tabah saja deh," ujar Mega usai menjadi pembicara kunci dalam acara Seminar Nasional Menuju Kemandirian Energi Nasional di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5/2011).
Mega menolak berbicara lebih lanjut soal SMS fitnah itu. Anak proklamator Soekarno itu pun juga enggan terbuka apakah dirinya juga pernah mendapat SMS fitnah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potongan pesan singkat yang beredar akhir pekan lalu berbunyi, "Demi Allah, saya M Nazaruddin telah dijebak, dikorbankan, dan difitnah. Karakter, karier, masa depan saya dihancurkan. Dari Singapore saya akan membalas..."
Isi SMS itu juga mengungkap tudingan-tudingan terhadap SBY dan politisi-politisi PD. Di antaranya adalah Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng, termasuk tudingan miring pada SBY.
Nazaruddin sudah membantah telah mengirim SMS ancaman itu. "Ini fitnah, enggak benar sama sekali," kata Nazaruddin. Pada Senin kemarin, SBY berpidato, menantang agar penyebar fitnah itu muncul.
(nik/nrl)











































