"Nambah satu orang. Ditemukan beberapa peluru," ujar Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2011).
Anton enggan mengungkapkan inisial orang yang ditangkap ini. Namun menurutnya, pelaku ini masih kerabat tersangka Harianto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawanan penembak misterius menembak secara membabi-buta di depan BCA Palu, Jl Emmy Saelan, Palu Selatan, pada Rabu (25/5) pukul 11.30 Wita.
Dalam aksi itu, dua polisi bernama Bripka Andi Irbar dan Bripka Januar Yudhistira tewas. Sementara Bripda Dedy Anwar mengalami luka tembak di kaki sebelah kiri.
Usai melakukan penembakan, pelaku melarikan diri. Pelaku sempat merampas pistol polisi. Polisi mengejar pelaku sehingga terjadi baku tembak. Malam harinya dua pelaku Harianto dan Firdaus yang mengendarai Yamaha Jupiter tertangkap, sedangkan dua orang (Fauzan dan Faruk) yang mengendarai RX King masih buron. Polisi menyita 3 senjata berjenis US Carbine/jungle dan M-16. Sementara satu senjata jenis V2 milik anggota Polri.
(ape/gun)











































