"Orangtua dan warga sekitar harus menyelamatkan nyawa anak itu, caranya dengan bawa ke dokter," ujar pemerhati anak, Seto Mulyadi atau biasa disapa dengan panggilan Kak Seto kepada detikcom, Selasa (31/5/2011).
Kak Seto menjelaskan, 'makanan' yang dikonsumsi oleh Putra sudah sangat tidak lazim. Terlebih lagi umur Putra yang masih balita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kak Seto meminta supaya ketidaklaziman Putra dalam mengkonsumsi sesuatu jangan dipandang sebagai kebanggaan. Dikhawatirkan, tubuh Putra justru akan terbiasa mendapat asupan makanan aneh seperti itu. Akhirnya justru akan membahayakan tubuh putra.
"Harus diingat, ini bukanlah sesuatu hal yang patut dibanggakan. Semua anak harus dilindungi dari berbagai zat yang masuk ke dalam tubuhya," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Putra kerap mengkonsumsi puntung rokok, kerikil dan bedak. Putra mulai menunjukkan tanda-tanda keanehan setelah berhenti menyusui. Kedua orang Putra memang terus melarang Putra untuk makan 'makanan' tersebut. Tetapi tetap saja Putra sering mengulangi kebiasaan itu secara sembunyi-sembunyi.
Padahal, semasa dalam kandungan, ibu Putra tidak merasakan ada yang aneh. Saat melahirkan Putra, kondisi anaknya pun dalam keadaan normal.
(mok/vit)











































