"Saya ke sini sebagai staf Kapolri yang ingin mengklarifikasi soal anti korupsi, itu programnya. Jadi saya sedang mencoba dengan Wakabareskrim dalam program inisiatif antikorupsi, kita ingin mengklariifikasi untuk semua anggota termasuk reserse agar tidak korup apalagi KKN," ujar Nanan di Bareskrim, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (30/5/2011).
Nanan menjelaskan, sejumlah upaya akan dilakukan untuk meminimalisir potensi korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap agar tidak mengiming-imingi semua anggota polisi ini untuk korup dari mulai lawyer, tersangka. Ini mungkin upaya kita ke dalam," tegas mantan Irwasum Polri ini.
Nanan mengungkapkan, selama ini Polri terus menindak oknum anggota yang terlibat korupsi. "Kita banyak penindakan dan tidak ada kendala justru kita butuh menindak anggota itu menggunakan hukum. Hukum itu pun justru harus bisa kita terapkan transparan dan terbuka," katanya.
Nanan tidak menargetkan sampai kapan program pemberantasan korupsi ini. Namun ia berharap program ini bisa segera menuai hasil.
"Untuk target kita bukan robocop ya kita manusia biasa maka targetnya lebih cepat lebih baik. Kita juga butuh pengawasan dari segala pihak. Toh sekarang di Irwasum pun misi visinya menggerakkan pengawasan eksternal," tandasnya.
(ape/anw)











































