Miranda Ingin Marah & Teriak Karena Dikaitkan dengan Kasus DGS BI

Miranda Ingin Marah & Teriak Karena Dikaitkan dengan Kasus DGS BI

- detikNews
Senin, 30 Mei 2011 17:11 WIB
 Miranda Ingin Marah & Teriak Karena Dikaitkan dengan Kasus DGS BI
Jakarta - Mantan Deputi Gubernur Senior (DGS) BI Miranda Swaray Goeltom curhat di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan. Miranda mengaku terganggu, marah, dan ingin berteriak terkait namanya yang selalu dihubung-hubungkan dengan kasus suap pemilihan DGS BI 2004 itu.

"Ya kalau bicara itu, saya terganggu, marah dan kalau bisa ingin teriak," kata Miranda saat bersaksi untuk Paskah Suzetta di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2011). Miranda berbicara sambil bergetar. Suasana sidang pun menjadi hening.

Miranda mengaku tidak pernah memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada seseorang untuk memilih dirinya dalam pemilihan DGS BI. Dia pun mengaku tidak pernah menyuruh seseorang untuk menjadi sponsor atau membagi-bagikan cek pelawat kepada hampir seluruh mantan anggota DPR yang menjadi tersangka dalam kasus ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu Yang Mulia," ujar Miranda yang mengenakan baju terusan perak ini.

Miranda juga mengaku sedih namanya selalu dikaitkan dengan kasus dugaan suap DGS BI. Bahkan akibat kasus ini, dia selalu dicekal ke luar negeri dan batal menjadi pembicara dalam pertemuan bergengsi di seluruh dunia.

"Saya orang Indonesia satu-satunya yang diundang untuk berbicara dalam 'Forum Nobel Prize Meeting'. Tapi karena dicekal saya tidak bisa berangkat," keluh Miranda.

Miranda menegaskan kembali jika dia tidak pernah membagi-bagikan uang pada mantan anggota DPR. Dia juga tidak pernah menjanjikan sesuatu atau dijanjikan sesuatu oleh mantan anggota DPR.

"Beliau-beliau ini tidak pernah menerima apapun dari saya. Saya pun tidak pernah memberi apapun kepada beliau, sebagaimana saya tidak pernah menjanjikan apapun jika terpilih dan beliau tidak menjanjikan apapun untuk memilih saya," kata Miranda dengan nada bergetar.

"Saya tidak bahagia melihat anda di sana dan saya di sini," imbuh Miranda kepada Paskah.

"Langkah apa yang akan Ibu ambil?" tanya Paskah.

"Ya kita lihat perkembangan," tutup Miranda.

(nik/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini