PWNU DKI Jakarta Desak PBNU Gelar Muktamar Dipercepat

PWNU DKI Jakarta Desak PBNU Gelar Muktamar Dipercepat

- detikNews
Minggu, 20 Jun 2004 18:30 WIB
Jakarta - Ketua PW (Pengurus Wilayah) NU DKI Jakarta KH. Muhyidin mendesak PBNU segera menggelar muktamar NU dipercepat. Hal ini perlu dilakukan agar PBNU tidak terjebak dalam pusaran politik yang pada akhirnya dapat menjebak NU dalam politik praktis dan perebutan kekuasaan."Masdar (Ketua plh PBNU) terlalu berat menyangga PBNU yang sangat besar ini, untuk itu perlu pengurus yang definitif," kata Muhyidin kepada detikcom di Jakarta.Menurut Muhyiddin, Muktamar yang dipercepat itu sangat penting untuk menggantikan posisi Ketua Umum PBNU (nonaktif) yang kini menjadi cawapres Megawati. "Masih banyak kader NU yang bisa menggantikan Pak Hasyim, misalnya KH Mustofa Bisri, KH Tolchah Hasan atau yang lainnya," ujar pengasuh pondok Pesantren Miftakhul Ulum, Gandaria, Jaksel ini. Dijelaskan Muhyiddin, NU sudah terlibat jauh dalam soal dukung-mendukung. Hal ini sebenarnya diperbolehkan asalkan pengurus NU nonaktif dari PBNU. "Saya sangat menyayangkan ada kelompok tertentu yang memanfaatkan institusi dan Banom (Badan otonom) NU untuk mendukung capres tertentu," papar Muhyiddin.Ia menambahkan, seluruh ulama dan ustadz NU se-Jabotabek dipersilahkan mendukung capres tertentu. Namun dukungan itu harus dilakukan secara pribadi dan bukan institusi. "Terus terang saya secara pribadi mendukung pasangan Wiranto-Gus Solah," ujar Kiai Muhyiddin. (dsb/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini