Cessna Jatuh
Edy, Penerjun Jagoan dari ITB
Minggu, 20 Jun 2004 18:00 WIB
Jakarta - Salah satu korban pesawat Cessna Aves 185 yang jatuh di Danau Lido adalah Edy Christiono. Pria berumur 44 tahun adalah lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB). Edy pertama kali melakukan terjun bebas pada 12 Juni 1978, dan sampai saat ini Edy sudah lebih dari 3.000 kali terjun. Edy sudah melakukan berbagai penerjunan di seluruh dunia, antara lain Singapura (Sembawang), Malaysia (Ipoh, Kuantan), Indonesia, Thailand, USA (Perris Valley, Elsinore, Byron, Kapowsin, Zephyrhills, Hollister), Spanyol (Granada), Turki (Efes), dan Australia (Toogoolawah, Katherine, Perth).Selama menjadi penerjun, Edy meraih sedikitnya 11 penghargaan di antaranya adalah medali perunggu pada kejuaraan nasional (accuracy team) tahun 1979, yang merupakan penghargaan pertama yang diraihnya di bidang ini. Kemudian ia meraih medali emas pada 1983 dan 1985 tingkat nasional (canopy relative work), medali emas olimpiade nasional tahun 1981, 1985, dan 1989 (accuracy team), medali emas tingkat nasional tahun 1988 (accuracy individual). Pada tahun 2000 Edy meraih medali emas olimpiade nasional (RW 4-way) yang juga pernah diraihnya tahun 1996.Yang menarik, ternyata Edy adalah orang yang pertama kali menjadikan Lido sebagai zona terjun pada tahun 1995. Tempat yang ditemukannya ini ternyata adalah tempat yang sama dengan tempat kematiannya.
(wrs/)











































