Pemkab Banjarnegara Antisipasi Gas Beracun Gunung Dieng

Pemkab Banjarnegara Antisipasi Gas Beracun Gunung Dieng

- detikNews
Senin, 30 Mei 2011 13:20 WIB
Jakarta - Status Gunung Dieng naik menjadi siaga menyusul keluarnya gas beracun dari Kawah Timbang, Banjarnegara, Jateng. Pemkab Banjarnegara menyiapkan sejumlah langkah antisipasi dan evakuasi.

"Kami sudah buat posko di kantor Kecamatan Batur dan tempat-tempat evakuasi di Balai Desa Sumberrejo dan sekitarnya," kata Kabag Humas Pemkab Banjarnegara, Wahyono, kepada detikcom, Senin (30/5/2011).

Menurut Wahyono, evakuasi dilakukan sejak Minggu (29/5). Yang menjadi prioritas adalah orang tua dan anak-anak. Pria dan orang dewasa lainnya tetap di pemukiman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi para pengungsi ini juga masih bolak-balik ke rumah mereka, jadi data pengungsi belum bisa kita rekap betul," jelas dia.

Lokasi pengungsian ini hanya berjarak 1 km dari Dusun Simbar, dusun paling dekat dengan Kawah Timbang yang juga berjarak 1 km. Tempat pengungsian ini dianggap aman walaupun tidak terlalu jauh dari kawah.

"Sebab aliran gas beracun ini mengarah ke selatan, daerah lahan pertanian. Jadi walaupun dekat, tempat pengungsian ini tetap aman," kata Wahyono.

Papan tanda bahaya sudah dipasang agar warga tidak mendekati Kawah Timbang. Untuk evakuasi sewaktu-waktu, dua truk dan dua ambulans sudah bersiaga dan masih akan ditambah lagi.

"Aparat Kodim 0704 Banjarnegara juga sudah diterjunkan membantu evakuasi," jelasnya.

Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan sebagai gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Kawah-kawah aktif yang dipantau adalah Candradimuka, Sibanteng, Siglagah, Sikendang, Sikidang, Sileri, Sinila dan Timbang yang sama-sama berpotensi mengeluarkan gas beracun.

Dengan meningkatnya aktivitas gunung ini, terdapat aliran gas yang mengalir sejauh 50 meter ke arah selatan. Erupsi sifatnya preatik karena ada kandungan lumpur, gas dan uap.

(fay/nrl)


Berita Terkait