"Lamarannya di Yogya. Saya datang bersama keluarga inti," kata salah satu pegawai Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) ini saat berbincang dengan detikcom di Kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/5/2011), pekan lalu.
Dijelaskan pria yang di lingkungan kerjanya disapa Ubai ini, selain keluarga inti, ikut serta pula mantan Sekretaris Wapres Tursandi Alwi dalam acara lamaran itu. Bahkan, karena telah cukup lama dekat dengan Tursandi, Ubai memintanya untuk melamarkan Reni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah lamaran, pihak keraton Yogyakarta mencari hari baik tanggal digelarnya pesta pernikahan antara Reni dan Ubai. Ubai mengatakan, keraton menetapkan pesta pernikahan itu pada tanggal 16-19 Oktober, tepat seminggu sebelum ia berulang tahun.
"2010 saya lamaran. Lalu dicari hari baik. Adat Jawa, kan, ada 'kamusnya' Mas, saya nggak begitu tahu. Tapi akhirnya ditetapkan tanggal 16-19 Oktober itu," kata pria berdarah Lampung yang lahir di Jakarta, 26 Oktober 1981 ini.
Ubai juga membenarkan bahwa sebelum sebuah pesta penikahan dihelat, akan dilakukan terlebih dahulu upacara wisuda gelar bagi calon pengantin. Pada 3 Juli 2011 mendatang, ia akan menerima gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) dari pihak Kesultanan Yogyakarta.
"Insya Allah saya ke sana tanggal 1 (Juli), karena, kan, mesti ada gladi resik segala macem persiapannya. Balik lagi, ya, karena saya bukan orang Jawa. Jadi 2 hari sebelum hari H saya harus sudah di sana untuk bejalar bagaimana prosesnya," tutur anak bungsu dari enam bersaudara ini.
(irw/nrl)











































