Baramuli Masih Orba Asli

Idrus Marham:

Baramuli Masih Orba Asli

- detikNews
Minggu, 20 Jun 2004 10:35 WIB
Jakarta - Tim sukses cawapres Jusuf Kalla (JK), Idrus Marham menilai, pernyataan AA Baramuli agar JK dipecat dari keanggotaan partai Golkar adalah sikap yang tidak dewasa dan bergaya Orde Baru (Orba)."Sikap seperti itu tidak dewasa, Golkar sekarang sudah berubah. Sikap Pak Baramuli menunjukkan orba yang masih asli," kata Idrus dalam percakapan dengan detikcom di Jakarta, Minggu (20/6/2004).Menurut Idrus, partai Golkar tidak bisa menafikan peran dan jasa JK dalam kemenangan pemilu legislatif lalu. "Tanpa kerja keras Pak JK, belum tentu Golkar mendapatkan suara signifikan di Kawasan Timur Indonesia (KTI)," tambah anggota Komisi II DPR-RI ini. Ia menilai, Baramuli sebagai penasihat partai masih menggunakan paradigma lama dalam melihat Golkar sekarang dan mengingkari realitas peran JK di KTI. "Ini pengingkaran, JK berperan aktif dalam kampanye dan pembela utama Akbar Tandjung saat teraniaya (Kasus Buloggate II)," papar Idrus.Sekadar diketahui, AA Baramuli, salah satu penasihat senior partai Golkar mengusulan agar JK dipecat dari partai Golkar. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga soliditas dan kekompakan partai dalam menggolkan pasangan capres Wiranto-Gus Solah. Menanggapi hal itu, Idrus mengaku tidak setuju keinginan Baramuli agar pemecatan JK dilakukan dengan jalur formal yaitu Musyawarah Nasional (Munas) partai. Dikatakan Idrus, sebaiknya semua kader Golkar diberi kesempatan yang sama dalam berkompetisi. Tidak perlu ada yang merasa dirugikan atau terganjal dengan majunya kader Golkar yang lain. "Jadi intinya biarlah Pak Wiranto dan Pak JK maju," ujar Ketua KNPI ini. (dsb/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads