"Keseluruhan masalah yang terjadi di BK, dan kita di sini akan melakukan konsultasi dengan pimpinan DPR agar seluruh keputusan yang nantinya dikeluarkan BK merupakan keputusan yang terbaik bagi semua pihak," ujar Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir ketika ditemui sebelum pertemuan di Gedung Nusantara III, Senin (30/5/2011).
Nudirman menambahkan, BK sebelumnya rapat di Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada 25-27 Mei 2011 lalu. Ada beberapa keputusan yang dihasilkan BK dalam rapat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nudirman tak mengelak bahwa anggota DPR yang berkasus seperti M Nazaruddin dan Wa Ode Nurhayati juga akan dibahas dalam pertemuan ini, selain 10 anggota bermasalah lainnya.
"Nazaruddin kita masih mencari bukti-bukti awal. Karena beban pembuktian ada di BK jadi selain mencari bukti awal juga akan memanggil para saksi-saksi," jelas politisi Partai Golkar ini.
Kasus Wa Ode yang dilaporkan Ketua DPR Marzuki Alie juga akan dibahas dan BK akan menantikan sikap apakah laporan Marzuki perlu dibuat tertulis atau tidak. Nurhayati dalam acara 'Mata Najwa' pada Rabu (25/5) yang bertema 'Mafia Angka' menyebut pimpinan DPR bersama Menteri Keuangan dan pimpinan Badan Anggaran sebagai penjahat anggaran. Marzuki merasa tersinggung atas ucapan itu. Ucapan ini yang memicu kemarahan Marzuki sehingga melaporkannya ke BK. Sejatinya Nurhayati menyindir wakil Marzuki, Anis Matta.
Sedangkan mengenai siapa saja 10 orang anggota DPR yang bermasalah dan apa saja sanksinya, Nudirman enggan membocorkannya.
"Saya belum tahulah, ini kan baru mau pertemuan. Nanti saja, keputusannya nanti. Kita juga belum memastikan siapa yang dipecat, siapa yang terkena sanksi apa. Makanya teman-teman sabar dululah ya," pinta Nudirman.
(nwk/nrl)











































