Jusuf Kalla Temui Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa Medan
Minggu, 20 Jun 2004 02:09 WIB
Medan - Cawapres Partai Demokrat Jusuf Kalla Sabtu malam (19/6/2004) bertemu dengan tokoh masyarakat dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Sumatera Utara di Hotel Inna Darma Deli Medan.Dalam pertemuan tersebut, Kalla membeberkan pokok-pokok pikirannya, baik mengenai ekonomi, pendidikan maupun soal pemilu pilpres mendatang.Di bidang ekonomi, Kalla mempersoalkan lambatnya pertumbuhan ekonomi. Dalam pandangan mantan Menko Kesra Kabinet Gotong Royong ini, pertumbuhan ekonomi berjalan lambat dibandingkan dengan negara lain. Penyebabnya ada tiga hal pokok. Pertama, suku bunga terlalu tinggi. Kedua, mahalnya infrastruktur dan ketiga, harga listrik yang mahal. "Kalau kita bisa normalkan semua ini, kita dapat bersaing dengan negara lain," kata Kalla di depan puluhan undangan.Ketika Kalla membeberkan pemikirannya mengenai pendidikan nasional, lagi-lagi mengkritik kekalahan pendidikan Indonesia dibanding negara lain. Kalla menilai ada dua masalah penting yang harus dicari jalan keluarnya. Pertama, masalah sarana yakni rendahnya anggaran. Kedua, proses pendidikan kita telah melenceng."Jadi misalnya soal belajar atau tidak belajar semua naik kelas, sehingga tidak ada minat belajar dari siswa. Solusiya harus buat ujian betul secara bertahap. Kalau pendidikan dilihat dari kuantitas sudah memadai, tapi kalau kualitas masih rendah," ujarnya.Pria asal Sulawesi Selatan ini juga mengomentari soal adanya perbedaan pemilu 5 April lalu dengan 5 Juli mendatang. Pemilu 5 April menurut Kalla merupakan pemilu paling rumit, karena ada 4 kertas dan tujuh kali nyoblos. Sementara pemilu 5 Juli nanti pemilu paling gampang sepanjang sejarah Indonesia, karena hanya 1 kertas 5 pilihan dan diperkirakan perhitungan suara hanya membutuhkan waktu jam di TPS.
(jon/)











































