"Tingkat kepercayaan rakyat pada TNI sebesar 85,7 persen. Pada posisi kedua ada presiden dengan tingkat kepercayaan 72,2 persen," ujar peneliti Utama Lembaga Survei Indonesia, Saiful Mujani
Hal itu dikatakan Mujani dalam rilis survei terbaru LSI bertajuk Pemilih Mengambang dan Prospek Perubahan kekuatan Partai Politik, di Kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Jakarta Pusat, Minggu (29/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Umumnya warga tidak percaya pada partai politik. Tingkat kepercayan yang rendah ini tidak berubah dalam lima tahun terakhir," terang Muzani.
Survei dilakukan pada 1.220 responden acak di seluruh Indonesia. Survei dilakukan lewat wawancara langsung dan setiap nara sumber telah berusia 17 tahun, atau sudah menikah. Margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Namun Muzani menjelaskan rakyat Indonesia masih sadar, partai dan pemilu masih dibutuhkan dalam proses demokrasi di Indonesia. "Yang harus ditiadakan adalah partai-partai yang kinerjanya buruk," terangnya.
Sementara pada tahun 2006, LSI mencatat tingkat kepercayaan masyarakat pada TNI sebesar 83,9 persen, disusul Presiden 74,2 persen dan polisi 63,5 persen. Di posisi keempat ada pengadilan 54,7 persen, DPR 58,8 persen dan terakhir Parpol 41,9 persen.
(rdf/lrn)











































