"Ada laporan yang kami terima bahwa beredar SMS ataupun pesan lainnya yang menyatakan seolah-olah mengatakan dapat membantu meloloskan peserta. Tolong disampaikan bahwa yang seperti itu tak mungkin bisa tembus. Mohon masyarakat tidak tergiur iming-iming seperti itu," ujar Ketua Panitia SNMPTN, Herri Suhardiyanto.
Hal tersebut ia sampaikan dalam konferensi Press Pelaksanaan SNMPTN di Gedung Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdiknas, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (29/5/2011).
Herri menegaskan peserta hanya akan lulus ujian jika mengikuti ujian dengan baik. Sama sekali tidak ada pungutan biaya selain biaya resmi yang terpampang di website SNMPTN.
Herri juga yakin jika kemungkinan soal bocor akan sangat kecil. Naskah soal yang merupakan dokumen rahasia negara itu, dijaga ketat aparat kepolisian.
"Mulai dari petugas percetakannya pun dikarantina. Ada naskah soal yang sudah mulai dikirim ke panitia lokal dengan pengawalan polisi," tutur pria yang juga Rektor IPB ini.
Ujian Tulis SNMPTN ini akan digelar serentak di beberapa lokasi pada tanggal 31 Mei dan 1 Juni 2011. Sebanyak 540.928 peserta akan memperebutkan 110.149 kursi di 60 Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
(adi/gun)











































