SBY Ikutan Nyanyi, AFI Jadi Ajang Kampanye Terselubung

SBY Ikutan Nyanyi, AFI Jadi Ajang Kampanye Terselubung

- detikNews
Sabtu, 19 Jun 2004 22:11 WIB
Jakarta - Acara Grand Final Akademi Fantasi Indosiar (AFI) 2 malam ini, Sabtu (19/6/2004) dimeriahkan dengan datangnya 2 "finalis AFI" baru, yakni capres Partai Golkar Wiranto dan capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mereka tampil dipanggung menyanyikan lagu di sela-sela 3 finalis AFI lainnya. Jadilah nuansa kampanye sangat kental.Susilo Bambang Yudhoyono yang tampil belakangan menyanyikan lagu andalan "Pelangi di Matamu" yang selama ini dipopulerkan oleh Jamrud. Sama halnya dengan Wiranto, SBY usai menyanyi juga dikomentari oleh Harry Roesli, Erwin Gutawa dan Tri Utami.Usai Wiranto dan SBY menyanyikan lagunya di malam final AFI, berbagai SMS dan email masuk ke redaksi detikcom. Pada umumnya mereka menyayangkan acara tersebut menjadi ajang kampanye para capres. "Gimana nih, AFI kok jadi ajang kampanye", "AFI sudah menjadi sarana politik", "Iklan langsung," dan lain-lain.Sementara SMS yang mendukung kedua capres berbunyi, "Dukung akademia Wiranto dengan ketik AFI (SPASI) Wiranto," "Supaya tidak tereliminasi dukung akademia SBY dengan ketik AFI (SPASI) ABY". Tak diketahui secara pasti, apakah SMS tersebut di atas merupakan bentuk dukungan, atau sebaliknya ledekan.Yang jelas, acara AFI di JCC yang dihadiri 1000 orang menyedot perhatian publik, baik yang nonton langsung maupun melihat dari layar kaca. Tak heran jika para capres memanfaatkan momentum ini untuk kampanye merebut perhatian publik. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads