"SBY meminta partai untuk mengambil langkah untuk kepulangan Nazaruddin guna menghadapi proses hukum. Langkah-langkah bisa diambil antara lain dengan cara menjemput yang bersangkutan," tutur Ketua DPP Partai Demokrat Kastorius Sinaga, saat dikonfirmasi, Minggu (29/5/2011) dinihari.
Jika nantinya Nazaruddin menolak untuk dijemput, lanjut Kastorius, SBY juga telah memberikan instruksi untuk rencana cadangan. Pria yang juga menjabat sebagai presiden Republik Indonesia ini meminta prosedur hukum melalui interpol atau instansi lainnya ditempuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat yang dihadiri oleh sekitar 20 pengurus harian terbatas malam ini dimulai pukul 22.30 WIB dan berlangsung sekitar satu setengah jam. "SBY juga meminta Demokrat tetap solid, jangan ada perpecahan dan jangan ada pikiran untuk Munaslub," tambah Kastorius.
Nazaruddin sebelumnya pergi ke Singapura pada 23 Mei 2011. Kepergian ini menimbulkan polemik karena anggota Komisi VII DPR tersebut sehari setelahnya dicegah KPK ke luar negeri. Pekan depan, Nazaruddin juga sudah dijadwalkan untuk diperiksa terkait kasus dugaan suap di Kemenpora.
(fjr/mad)











































