Didemo Mahasiswa, Amien Rais Batal Dialog di ITS

Didemo Mahasiswa, Amien Rais Batal Dialog di ITS

- detikNews
Sabtu, 19 Jun 2004 10:57 WIB
Surabaya - Capres Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais batal menghadiri dialog interaktif yang digelar di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya ketika tahu kedatangannya disambut demo mahasiswa.Amien yang tengah dalam perjalanannya menuju Gedung Rektorat Pasca Sarjana ITS terpaksa ngacir, saat mengetahui puluhan mahasiswa dari Komunitas Peduli ITS memblokir tiap pintu masuk ke gedung tersebut."Pak Amien sebenarnya sudah di Jalan Kertajaya, beliau minta maaf tidak bisa datang dan langsung melanjutkan perjalanan ke Madura," kata Pembantu Rektor III ITS 10 Nevember, Dr. Ir. Ahmad Jazidie di kampus ITS, Sukolilo, Surabaya, Sabtu (19/6/2004). Jalan Kertajaya berjarak satu kilometer dari lokasi.Ahmad menyesalkan aksi yang digelar mahasiwa. "Kami sangat menyesalkan aksi mahasiswa. Ini bukan kampanye tetapi dialog dan mahasiswa juga dilibatkan dalam proses itu. Meski jumlahnya puluhan, kalau begini kita dinilai sebagai tuan rumah yang tidak baik. Saya tahu kerjaannya siapa yang suka komplain-komplain itu?" ungkap Ahmad.Berdasarkan pantauan detikcom, helikopter yang akan membawa Amien Rais ke Madura telah mendarat di lapangan ITS. Begitu pula anggota tim sukses Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, termasuk penyanyi Franky Sahilatua.Tim sukses Amien-Siswono, Totok Dariyanto mengatakan Amien sebenarnya ingin menghadiri acara dialog, tetapi karena melihat ada elemen mahasiswa yang tidak menginginkan kedatangannya maka kunjungan dibatalkan. "Pak Amien tidak ingin ada perpecahan di kampus ITS. Sebagai negarawan dia membatalkan meski acara ini bukan untuk kampanye," kata Totok.Selain Amien, cawapres Partai Golkar Salahuddin Wahid dijadwalkan akan menghadiri acara dialog interaktif tersebut. Namun, pihak Gus Solah hingga kini belum datang dan belum memberikan konfirmasi.Puluhan mahasiwa yang tergabung dalam Komunitas Peduli ITS menggelar aksi menolak kampus dijadikan ajang kampanye. Mahasiswa membawa ban bekas dan melakukan sweeping terhadap kendaraan yang memasuki areal kampus. Tiap kendaraan yang membawa atribut partai diminta dilepas."Kami menolak kedatangan capres karena khawatir dialog menjadi ajang kampanye terselubung. Sewaktu pemilu legislatif, pihak rektorat menolak kampus dijadikan ajang kampanye, tetapi kok sekarang malah mengundang capres-cawapres?" tanya salah seorang mahasiswa di sela-sela aksinya. Aksi hingga kini masih berlangsung tertib dan dijaga puluhan aparat. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads