"Kemacetan dikarenakan jumlah kendaraan yang menggunakan jalan tol tersebut sudah melampaui kapasitas jalan tersebut," ujar Corporate Secretary PT Jasa Marga Okke Merlina.
Hal itu disampaikan Okke dalam keterangan tertulis pada detikcom, Sabtu (28/5/2011). Di satu sisi, tidak ada lahan untuk menambah lajur jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penutupan exit tol tersebut dapat menambah beban di arteri. Solusinya adalah JORR W2 utara dan JORR 2 dapat segera terwujud sehingga dapat mengurai lalu lintas yang menuju ke dalam kota Jakarta," jelasnya.
Selain itu, imbuhnya, transportasi massal diharapkan dapat segera terwujud. Jasa Marga pun sudah diajak berkoordinasi pemerintah karena pelarangan truk di tol dalam kota ruas Cawang-Pluit.
"Kami diundang rapat koordinasi sebagai pihak operator jalan tol dalam kota. Sebagai operator jalan tol kami hanya menjalankan kebijakan pemerintah," tegas Okke.
(nwk/ape)











































