"Saya akan menceritakan ke teman-teman saya. Sebagai duta pariwisata," ujar Kotler dalam sambutannya yang disambut riuh tepuk tangan ratusan orang tamu undangan Peresmian Museum Marketing 3.0 di Ubud, Bali, Jumat (27/5/2011).
"Kalau begitu Anda harus siap menghadapi masalah baru menghadapi kedatangan orang-orang ke sini," kelakarnya lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harus menjaga benar-benar supaya tidak jatuh cinta pada Bali lalu tidak pulang," tuturnya.
Dirjen Pemasaran Kemebudpar Sapta Nirwana yang hadir pada acara yang sama pun menyambut umpan lambung tentang keinginan Philip Kotler menjadi duta pariwisata Bali. Sapta berharap Kotler bisa menjadi semacam magnet orang-orang beken dunia untuk berwisata di Bali.
"Menginformasikan ke selebritis dunia (untuk datang ke Bali-red)," katanya.
Sapta juga menyambut canda Kotler soal keluarganya yang 'terancam' daya tarik Bali. Pria ramah ini berharap cucu Kotler tidak cuma jatuh cinta pada Bali, khususnya Ubud.
"Saya harap cucu Anda jatuh cinta pada Ubud. Bahkan jatuh cinta pada orang lain," imbuhnya yang disambut tawa ringan keluarga Kotler.
Philip Kotler bersama istri, anak, dan cucunya datang ke Bali untuk meresmikan museum modern marketing 3.0 di Ubud. Pembangunan museum Kotler ini sempat menuai reaksi protes dari berbagai kalangan. Bahkan mereka membuat grup penolakan di sejumlah media sosial.
(gah/ape)











































