Polisi Dalami Erwin & Ipul Terkait Pembunuhan Sonhadji

Polisi Dalami Erwin & Ipul Terkait Pembunuhan Sonhadji

- detikNews
Jumat, 27 Mei 2011 16:22 WIB
Polisi Dalami Erwin & Ipul Terkait Pembunuhan Sonhadji
Jakarta - Polisi sudah memeriksa orang yang terakhir bertemu pengusaha Sonhadji sebelum tewas, Erwin dan Ipul. Keterangan dari kedua saksi ini masih didalami.

"Erwin dan Ipul sudah (diperiksa). Erwin dan Ipul juga kita dalami," ujar Kanit Reskrim Polsek Jagakarsa Iptu Rusdi Dalby saat dihubungi detikcom, Jumat (27/5/2011).

Sementara Johan, rekan bisnis Sonhadji lainnya, belum diperiksa. Sedangkan hasil otopsi mengenai tewasnya Sonhadji masih belum diterima polisi dari RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita masih menunggu dari rumah sakit. Nanti (polisi) dari Purwakarta yang ambil (hasil otopsi) terus kirim ke kita," jelas Dalby.

Mengenai sidik jari yang ada di mobil Honda CRV milik korban, polisi belum melacaknya. Mobil Sonhadji masih berada di Polsek Cileungsi.

"Kami belum sempat ke sana. Memang mobil itu sudah diobok-obok. Tapi nanti kita sidik. Kita dalami terus," ungkapnya.

Sonhadji terakhir diketahui sedang melakukan pertemuan bisnis dengan pria bernama Erwin di Dunkin Donuts, Tebet, pada Kamis (19/5) pukul 10.00-11.30 WIB.

Sonhadji menghilang sejak Kamis (19/5) usai bertemu dengan teman bisnisnya di Dunkin Donut Tebet. Di tempat itu, Sonhadji bertemu Erwin dan Ipul. Sonhadji juga bertemu dengan Johan, teman bisnisnya yang lain. Setelah ngobrol-ngobrol, Sonhadji memberi tumpangan Erwin dan pengawalnya (Ipul) untuk menuju mobilnya yang ada di TIS Square. Namun sejak itulah Sonhadji menghilang.

Selasa (24/5), mobil Honda CRV warna merah milik Sonhadji ditemukan di Cileungsi, Bogor. Menurut saksi, mobil tersebut ditinggalkan oleh dua pria berjaket hitam berbadan tinggi besar. Sementara jenazah Sonhadji ternyata ditemukan warga Jumat (20/5) di Purwakarta. Jenazah ini dipastikan sebagai Sonhadji pada Rabu (25/5) dan jenazah dibawa ke Jakarta hari Kamis (26/5) untuk dimakamkan.

Sementara itu, Johan saat ditemui detikcom di rumah Sonhadji saat hendak pemakaman, mengaku pertemuannya dengan Sonhadji di Dunkin Donuts hanya kebetulan. Johan hanya diberi uang Rp 100 ribu dari Sonhadji untuk beli minum.

(gus/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads