"Wajar saja ada tudingan-tudingan itu. Karena orang yang terduga tersangkut kasus ya berusaha menghindar. Trennya memang begitu bukan? Cek saja kasus Nunun. Waktu bermasalah dia ke Singapura," ujar Mubarok saat dihubungi wartawan, Jumat (27/5/2011).
Mubarok mengaku tak tahu menahu ihwal kepergian Nazarudin ini. Ia juga tak tahu alasan Nazarudin bertandang ke negara-kota itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, mengkonfirmasi kepergian Nazarudin ke Singapura. Nazar terbang dengan menggunakan pesawat Garuda pada tanggal 23 Mei 2011 atau sehari menjelang surat cekal ditandatangani Kemkum HAM.
Nazar mengaku ia tengah menjalani general check up. Ia berjanji akan memenuhi panggilan KPK yang direncanakan pekan depan.
"Saya ini warga negara yang baik. Kalau dipanggil (KPK) ya datang. Saat ini panggilan saja belum ada," kata Nazarudin, Kamis (26/5/) malam.
(adi/nrl)











































