Benda itu ditemukan oleh para atlet voli yang sedang latihan untuk persiapan pra PON. Para atlet kemudian melaporkan bom tersebut kepada seorang staf KONI untuk meminta memindahkannya keluar GOR Cenderawasih Jayapura.
"Jadi begitu saya dipanggil para atlet, saya pegang dengan tangan kosong lalu memindahkannya keluar gedung GOR. Setelah itu, saya lapor kepada pihak polisi," jelas salah satu staf KONI Papua, Jules Patris Kurni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan terkait penemuan benda tersebut. "Kami belum bisa memberi keterangan saat ini karena kita masih tunggu tim dari Gegana," ucap Kasat Reskrim Polresta Jayapura, Era Adinata.
(nrl/nrl)











































